Jadwal MotoGP 2014

 Balapan malam di sirkuit Losail - Qatar, langganan seri pembuka motoGP (http://www.motorcyclenews.com)

Jadwal motoGP 2014 sudah resmi dirilis kemarin, Selasa 2 oktober 2013. Masih sama dengan musim sebelumnya, race akan dimulai di sirkuit Losail International - Qatar. Sementara sirkuit Valencia - Spanyol akan menjadi seri penutup untuk gelaran motoGP 2014 nanti.


 Jadwal motoGP 2014 (http://www.motorcyclenews.com)

Seperti yang sudah diumumkan sebelumnya bahwa sirkuit Laguna Seca - US, yang terkenal dengan crock screw-nya, dipastikan akan absen mulai musim depan. Sebagai gantinya ada dua sirkuit dari dua negara yang akan ikut ambil bagian di musim 2014. Adalah sirkuit Autódromo Termas de Río Hondo - Argentina dan sirkuit Autódromo Internacional Nelson Piquet (Brasilia) - Brasil yang akan ikut memeriahkan ajang kebut-kebutan sepeda motor ini. 

 Battle of corks screw di laguna seca (http://www.asphaltandrubber.com)

Untuk sirkuit Autódromo Termas de Río Hondo - Argentina sebenarnya sudah dijadwalkan untuk musim 2013. Akan tetapi karena alasan safety dari salah satu sponsor peserta motoGP, Repsol YPF, maka ke ikut sertaan sirkuit Autódromo Termas de Río Hondo - Argentina sebagai salah satu penyelenggara seri balapan motoGP ditunda sampai musim berikutnya.

Sirkuit Autódromo Termas de Río Hondo - Argentina (wikipedia.org)

Sementara untuk sirkuit Autódromo Internacional Nelson Piquet (Brasília) adalah yang pertama kalinya sejak GP-Rio tahun 2004. Sirkuit yang dibangun pada tahun 1974 ini memiliki panjang lintasan sejauh 5,476km. 

Sirkuit Autódromo Internacional Nelson Piquet (Brasília) - Brasil (wikipedia.org)

Dengan tambahan dua sirkuit minus satu sirkuit absen maka akan ada 19 seri balapan, dari sebelumnya 18 seri balapan, di gelar di musim 2014. Hal ini pastinya akan semakin memanjakan para penikmat motoGP di seluruh dunia, utamanya di Indonesia sebagai backbone kompetitor paling kompetitif dari the magnificient (sementara ini) Honda yaitu Yamaha. Tapi ngomong-ngomong Indonesia kapan ya ? ngarep.com
 
last, cmiiw...
readmore »»  

Lem Kapal PC Fahrenheit, Solusi Penambal Logam (Mesin)

Blok mesin yang ditambal dengan lem epoxy (londoTECH garage)

Hoby bongkar-bongkar mesin terkadang membuat beberapa komponen mesin menjadi 'rompal', cuil, 'grimpil'... dan sederet nama-nama aneh lainnya. Masalah semakin runyam manakala yang 'rompal' adalah bagian mesin yang paling utama, semisal blok mesin !. Nah lo... ganti blok mesin berapa duit coba ? mo di las alumuniun pun susah, susah nyari tukang lasnya maksudnya. Belum lagi hasil las-lasan rawan bocor, gak maksimal deh. Mending rosokin, beli motor baru. Ya tho ?... eits, jangan putus asa. Semua itu ada jalan keluarnyanya, insya Alloh.


Seperti gambar di atas untuk, emergency purpose atau lebih tepatnya kondisi darurat, blok mesin yang rompal bin bolong tersebut bisa ditambal pake lem epoxy. Tentunya dengan spesifikasi teknis yang sesuai dengan tujuan penggunaannya. Dalam masalah ini, para tuner profesional umumnya (merekomendasikan) memakai lem epoxy bermerk PC - Fahrenheit. Lem jenis ini biasanya mereka sebut Lem kapal.

Produk PC-Fahrenheit

PC Fahrenheit sangat tahan pada suhu yang tinggi, maksimal sampai suhu 260°C (klaim produsen). Selain itu PC Fahrenheit juga memiliki tingkat kekerasan yang baik. Sehingga PC Fahrenheit juga sangat cocok untuk menambal saluran masuk dan buang serta untuk memprofil saluran guna mendapatkan bentuk aliran yang sesuai karakter mesin. Secara umum PC Fahrenheit digunakan untuk perbaikan knalpot, blok mesin, cor logam, radiator, pemanggang, kompor, pipa uap dan banyak lagi.

Produk ini bisa brader semua dapatkan di toko-toko otomotif dan kelontong semisal ACE hardware, AJBS, GIANT (mungkin ^_^)... oya, untuk harga masih di bawah 100ribu per tulisan ini dibuat

last, cmiiw...
readmore »»  

Apa Itu Highside(r) - Lowside(r) dalam Balapan ?

Dani Pedrosa mengalami highside(r) di Aragon-Spanyol, tadi malam (news.com.au)

Pada balapan motoGP 2013 seri Aragon-Spanyol, lagi-lagi Dani Pedrosa mengalami kecelakaan. Dan sepertinya, untuk kesekian kalinya, do'i mesti mengubur (lagi) impiannya menjadi jawara di motoGP tahun ini. Mengawali lomba dengan agresif, Dani Pedrosa terlempar setelah mengalami highside. Apa itu Highside ?

Sebelumnya, jika ada Highside tentu ada juga yang disebut lowside. Nah, ilustrasi di bawah ini bisa menjadi gambaran awal tentang seperti apa highside dan lowside itu terjadi.

Tipe kecelakaan highside dan lowside

Highside dan lowside adalah tipikal kecelakaan yang terjadi pada sebuah tikungan. Dalam gambar di atas, jika Jorge Lorenzo berbelok ke kiri maka sisi kirinya disebut lowside, dimana sisi tersebut merupakan sisi yang berdekatan dengan aspal, sisi rendah (jiah, ada yang lebih enak dieja gak ?). Kebalikannya, sisi kanan jorge Lorenzo adalah highside, sisi tinggi (hehe... masih aneh ejaannya) karena letaknya yang diatas, berjauhan dengan aspal. 

Highside umumnya terjadi karena penggunaan rem belakang yang berlebihan. Rider menginjak pedal rem terlalu dalam, roda belakang berhenti berputar yang akhirnya menyebabkan roda tersebut kehilangan traksi lalu 'drift out', sliding keluar. Sejauh ini, sebenarnya tidak ada masalah, yang menjadi masalah adalah jika rider tersebut panik kemudian melepas pedal rem belakang dengan tiba-tiba. Alhasil roda belakang menemukan kembali traksinya, roda belakang kembali berputar tiba-tiba dalam kecepatan penuh. Perpaduan antara dua hal ini (saat high speed) serta steering yang salah (tidak mampu mengendalikan motor pada arah sentripetal yang berlawanan) mampu menimbulkan hentakan cukup hebat yang membuat bagian belakang motor terangkat tanpa kendali dan rider terlempar dari posisinya, terjadilah highside. Sebab lainnya adalah gas(throttle) yang berlebihan ketika keluar dari tikungan.

Beberapa contoh highside...

Lorenzo highside (www.motorcyclenews.com)

Stoner highside (www.zimbio.com)

Vermaulen highside (www.motorcycle-usa.com)

Sama halnya dengan highside, lowside juga terjadi karena roda yang kehilangan traksi namun dengan posisi jatuh yang 'benar'. Terjadi karena pengereman yang berlebihan, jalan licin karena oli/pasir, atau juga karena throttle gas yang berlebihan saat keluar dari tikungan.

Ini yang lowside...

Stonner lowside (www.flickr.com)

 Rossi lowside (www.360stopni.org)

Dampak highside biasanya lebih spektakuler dan lebih menyakitkan dibandingkan dengan lowside. Motor terlempar dari jalurnya, berguling-guling, terbang, atau lebih parah lagi. Biasanya rider akan mengalami cedera yang cukup parah akibat insiden ini. Patah kaki, colar bone, pergelangan tangan, dan lain-lain. Sementara lowside mungkin hanya menyebabkan memar kecil dan baret-baret saja pada tubuh si rider.

last, cmiiw... ^_^
readmore »»  

[part-3] Perbandingan Dimensi Yamaha Byson vs Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns

Yamaha Byson (kiri) vs Kawasaki Bajaj Pulsar (kanan)

Dapet foto yang asli India. Sekali lagi melanjutkan acara banding-bandingin dimensi Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns. It's trully gedhee...


dari samping

Bahkan dibandingin dengan motor yang dikenal moge wannabe-pun Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns masih terlihat lebih besar.
readmore »»  

[part-2] Perbandingan Dimensi Honda CB150R Streetfire vs Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns

Impresi fisik CB150R vs Pulsar 200ns (Eme si Duaji, FB Group Pulsar 200ns Indonesia)

Lagi, setelah sebelumnya membahas Perbandingan Dimensi Yamaha New Vixion Lightning vs Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns, kali ini bro Eme si Duaji mencoba menyandingkan Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns-nya dengan jagoan jepun yang lain, Honda CB150R Streetfire. Gimana ? kayak kakak adik ya ?

Thanks buat bro Eme di Duaji atas sharingnya, sekali lagi saya colong gambarnya disini, hehe.... ditunggu poto-poto komparasi lainnya. ^_^

readmore »»  

[part-1] Perbandingan Dimensi Yamaha New Vixion Lightning vs Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns

Impresi fisik NVL vs Pulsar 200ns (Eme si Duaji, FB Group Pulsar 200ns Indonesia)

Gambar hasil nyolong di wall-nya FB Group pulsar 200ns Indonesia, postingan dari brader Eme si Duaji. Disini terlihat bahwa dimensi Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns (arrggghhh... namanya panjang benerrr... ::hammer::) lebih besar dibandingkan Yamaha New Vixion Lightning. Sangat terlihat jelas sekali perbadaannya.

Kesimpulannya, secara dimensi Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns sangat tidak recomended bagi rider bertinggi di bawah 165 cm, imho. Meskipun masih bisa dinaiki, tapi dipastikan kaki-kaki akan jinjit balet parah. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya jika sang rider berhenti di tempat-tempat yang tidak kondusif karena dikhawatirkan akan rawan ambruk. Apalagi bobot Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns terbilang beraaattt...

But, jika memang masih ngebet sama Kawasaki Bajaj Pulsar 200ns, kendala tersebut masih bisa diakali kok. Salah satunya dengan papas jok seperti yang dibahas di artikelnya kang iwan disini. Gimana ?


readmore »»  

Timnas U-19 Juara AFF-2013, Luar Biasa !!!

Telat !!!... biarinnn..!, hehe...
Soalnya kemarin masih diliputi kebahagiaan, keharuan, kebanggaan (lebay...) atas keberhasilan ini. 22 tahun brad !!!, bayangin... seakan-akan menemukan oase ditengah terik padang pasir, begitu menyegarkan. Apalagi keberhasilan tersebut dibalut dalam penampilan yang luar biasa. Sungguh, penampilan timnas U-19 adalah yang paling memukau yang pernah saya lihat. Mengalahkan penampilan timnas senior di piala asia beberapa waktu lalu (menang dengan Bahrain 2-1 kala itu) yang juga wow penampilannya, imho. Benar-benar sajian yang menghibur sekaligus menguras emosi.
Lebih bertenaga, torsi ekstra, permainan mantap, skill mumpuni, visi bermain yang dewasa plus ditunjang dengan stamina 120(+) menit tanpa lag. 

Stamina, diantara sekian banyak hal yang menarik untuk dibahas, terlihat sangat menonjol pada timnas ini. Setidaknya terlihat di dua pertandingan terakhir, kala melibas Timur Leste di semi final dan ketika menundukkan Vietnam di partai puncak. Parameternya jelas, ketika pemain Timur Leste satu persatu berjatuhan akibat kram dikarenakan kelelahan yang teramat sangat, pemain-pemain timnas masih tetap full throttle, gas poll rem doolll..., hehe... Demikian juga waktu melawan Vietnam. 60 menit pertama saya katakan permainan Vietnam sangat bagus, bahkan lebih bagus dibandingkan permainan Timnas U-19. Sayangnya permainan yang menawan tersebut tidak didukung dengan stamina ekstra. Setelah 60 menit, kelelahan yang melanda telah membuat beberapa pemain Vietnam berjatuhan, kram. Selain itu koordinasi permainan pun menjadi goyah. Passing salah, kontrol bola yang tidak maksimal, dll. Berbeda halnya dengan Timnas U-19, tetap segar bugar. Alhasil setelah 60 menit, kendali pertandingan bisa diambil alih dari Vietnam. Memang sih, sesekali Vietnam sempat membahayakan gawang Indonesia. Untungnya kebugaran fisik kiper mampu menjaga konsentrasi bermain untuk mementahkan peluang-peluang tersebut.

Man of the match ? banyakk..., semua pemain timnas U-19 adalah Man of The Match. Tapi justru gak adil klo kita pukul rata seperti itu. Setidaknya ada empat pemain yang permainannya sangat menonjol. Pertama, tentu saja kiper. Itu tidak bisa diganggu gugat dalam game yang berujung pada tos-tosan, adu pinalti. Namun demikian selain sukses menahan 2 tendangan algojo Vietnam, penampilan Ravi Murdianto sepanjang pertandingan sangat ciamik. Puncaknya ketika dia head to head dengan penyerang Vietnam, alhamdulillah tidak berbuah gol.

Yang kedua adalah Ivan Dimas, Kapten sekaligus playmaker bagi tim. Kesempurnaannya sebelum melakukan tendangan penalti (yang gagal) pada Final AFF U19 hampir saja dilupakan oleh suporter Indonesia andai saja tim ini gagal menjadi juara. Padahal Kegagalannya melakukan pinalti tak sebanding dengan torehan gol serta matangnya jiwa kepemimpinan atas rekan-rekannya selama turnamen ini digelar. Tenang, cerdik dengan visi bermain yang matang yang (sepertinya) belum pernah dimiliki oleh playmaker-playmaker indonesia yang lain.

Ketiga, Udin 'sedunia'...!!!, Yeahh, Ilham Udin Armayin, gelandang sayap bertenaga, penendang terakhir penentu kemenangan asal Ternate ini sepertinya tidak pernah kehabisan tenaga. Berlari dan terus berlari, mengingatkan pada sosok gelandang badak timnas Italia, Gennaro Ivan Gatusso. Powerfull, ulet dan ngotot... karakter seorang breaker di lini tengah.

Ke-empat. Reza Pahlevi Maldini atau Maldini Pali atau panggil saja Maldini. jujur saja nama yang keempat ini cenderung bersifat subyektif, karena nama inilah satu-satunya yang membuat saya penasaran. Se-jago apasih sampai diberi nama Maldini ? Benar saja, pertama kali melihat cara Maldini mendrible bola langsung terbersit pikiran bahwa dribling-nya beda dengan teman-temannya. Khas, cerdas dan matang..., Sayang dipartai puncak dia tidak bermain penuh.

Terakhir, semua punggawa Timnas U19 Luar Biasa. Terutama sang pelatih, Indra Sjafri, yang berhasil menemukan talenta-talenta muda berbakat asli Indonesia dan meramunya kedalam satu tim juara. Dari dalam hati kami ucapkan terimakasih sedalam-dalamnya atas kemenangan, kebahagian, kebanggaan yang telah kalian berikan kepada bangsa ini. Terimakasih adik-adikku, terimakasih...


readmore »»