Lorenzo Membabibuta !!!

Marc Marquez juara motoGP 2013

Sebelumnya, selamat dulu buat Marc Marquez yang sukses juara dunia motoGP 2013 sekaligus melengkapi deretan rekornya musim ini. Terus, bagaimana Jorge lorenzo ?

Wow, jika brader semua ngikuti jalannya lomba dari awal pastinya bakal geleng-geleng kepala. Terlihat jelas bagaimana Lorenzo secara bergantian dihantam oleh duo Honda, Dani Pedrosa dan Marc Marquez, bergantian dan bertubi-tubi tapi gagal untuk dikalahkan.

Lorenzo langsung ngebuuutt yang lain semakin ketinggalan

Seperti race-race sebelumnya, Jorge Lorenzo mengawali lomba dengan sangat cepat. Jorge lorenzo dengan mudahnya menggeser Marc Marquez yang start dengan status pole position. Drama pun dimulai, berulangkali terjadi perebutan posisi pertama antara Jorge Lorenzo dengan Dani Pedrosa. Tak jarang keduanya terlibat senggolan yang cukup membahayakan. Puncaknya adalah ketika Jorge Lorenzo memaksa masuk dari sisi dalam akan tetapi melebar hingga menyebabkan Dani Pedrosa keluar lintasan dan melorot ke posisi 4.

Dari kamera Marquez, Lorenzo Semakin Didepan

Insiden ini mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Marc Marquez dengan merangsek ke posisi pertama dari posisi ketiga. Sementara Jorge Lorenzo sendiri melorot ke posisi dua. Namun hal ini tidak berlangsung lama. Karena dengan racing lain yang rapih dan daya juang militan ala Lorenzo, posisi pertama pun mampu direbutnya kembali dari tangan Marc Marquez.

Paska kudeta tersebut praktis balapan berjalan monoton dan membosankan. Dimana Jorge Lorenzo semakin didepan sementara marc marquez dan dani pedrosa tetap Satu Hati diposisi 2-3. Ujung-ujungnya Marc Marquez sukses menjaga jarak di daftar klasemen dan menjadi juara dunia motoGP 2013.

Sedikit catatan pribadi untuk motoGP musim 2013 ini. Terlihat jelas bahwa Yamaha sangat-sangat diuntungkan dengan keberadaan Jorge Lorenzo di dalam tim. Skill dan ketenangan yang dimilikinya mampu menutupi kekurangan Yamaha M1 untuk berkompetisi dengan Honda RC123V. imho...

Last cmiiw
readmore »»  

[DIY] Tips Aman Memasang Scotchlite

Motor masih fresh from the open, plat nomerpun belum ada

Hari ini dibikin shock paska melihat sebuah Yamaha New Vixion Lightning menjadi korban mal praktik pemasangan scotchlite (scotlite, skotlet, cutting sticker atau apalah yang sejenis dengan itu..). Langsung saja cek penampakan hasil mal praktik tersebut berikut ini


Dari kejauhanpun sudah terasa ada kejanggalan

Dann...

Taraaa..!!! yang paling jelas terlihat

Jauh dari kata rapih

 Keriting diujung n tidak melekat sempurna

Is this what we call cutting sticker ?

Speechless... sumpah gak tega ngelihatnya. Pasti si owner pun nangis gero-gero begitu lihat hasil akhirnya. Gak bakalan nyangka, sangat-sangat mengecewakan.

Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, utamanya saya, untuk lebih berhati-hati memilih tempat pemasangan scotchlite. Eman-eman klo sudah kejadian seperti diatas. Yang jelas, pasti ada bodi motor yang baret kemakan pisau cutter. Belum lagi betapa susahnya ngilangin bekas lem yang tertinggal waktu mengangkat scotchlite tersebut. Jadi perlu perhitungan dan pertimbangan ekstra sebelum menyerahkan motor kesayangan ke tukang pasang scotchlite. Selain pertimbangan beli motor itu tidak gampang (dimana pasti nyicil-nya..), ongkos pasang scotchlite full body seperti diataspun tidak murah.

Berikut beberapa tips yang kiranya bisa dijadikan acuan sebelum menentukan tempat pemasangan scotchlite/scotlite/skotlite/cutting sticker atau apalah itu namanya :
1. Nanya-nanya teman, jangan pernah gambling. Utamanya kepada teman yang telah mengaplikasikan scotchlite pada tunggangannya.
2. Kalau tidak ada, survey ke parkiran tempat kita sekolah/ngampus/kerja. Cari motor yang pake scotchlite-nya jempolan. Setelah ketemu, tongkrongin itu motor sampe yang punya datang. Lalu tanya deh "mas, masang scotchlite-nya dimana ?, kok bagus amat"
3. Jika poin 1-2 gagal, cek langsung ke jalanan. Perhatikan warung-warung jasa pasang scotchlite mana yang ramai, biasanya tempat itulah yang bagus hasil kerjaannya.
5. Terakhir, jika masih menemukan jalan buntu, samperin aja bengkel-bengkel modifikasi. Modif body work lho ya bukan bengkel modif mesin, karena keduanya beda. Nah, untuk yang terakhir ini biasanya ongkos agak lumayan.

Susah memang sih, tapi daripada kejadian kayak motor diatas. Pilih mana ?

last, cmiiw....

disclaimer : 
foto diatas adalah hasil jepretan yang sifatnya insidental, jika ada pihak-pihak yang kurang berkenan (pemilik) silahkan menghubungi redaksi via imel. terimakasih

readmore »»  

Galeri Honda RCV1000 2014, via sportrider.com

Honda RCV1000 2014 (HRC via sportrider.com)

Silahkan dinikmati, galeri foto Honda RCV1000 2014. Foto diambil dari Honda Racing Corporation via sportrider.com. Ati-ati, bandwidth killer !!!
Klik untuk memperbesar...












Last, cmiiw...

readmore »»  

HRC Rilis Honda RCV1000

Honda RCV1000 2014, bakal motor team CRT musim depan (ducati.org)

HRC (Honda Racing Corporation), divisi balap dari Honda, merilis motor balap untuk musim 2014, Honda RCV1000. Motor ini rencananya akan diperkenalkan secara resmi kepada publik pada gelaran terakhir motoGP 2013 di Valencia - Spanyol, akhir pekan ini.

 Tampilan dashboard Honda RCV1000 (ducati.org)

Motor ini akan dijual untuk dimiliki (sebelumnya HRC hanya menyewakan motor sejenis seharga $ 4 juta atau sekitar Rp. 46M -coba bantu cek, ini angkanya bener gak sih ?- kepada tim-tim satelit motoGP, dimana salah satu ketentuannya bahwa tim-tim tersebut dilarang untuk melakukan perubahan di sektor engine, serta mereka harus mengembalikan mobil tersebut kepada HRC di akhir kompetisi) dengan harga awal sekitar $1.6 juta (sekitar Rp 18 milyar) di tahun pertama. Kemudian ditahun kedua mereka harus membayar $ 760 ribu (sekitar Rp 8,7 milyar) untuk mendapatkan paket upgrade dari HRC. Setelah dua tahun tim tersebut boleh memiliki Honda RCV1000 tersebut, tidak perlu mengembalikannya ke HRC. Hanya saja selama dua tahun, mesin Honda RCV1000 tidak boleh dikilik sedikitpun karena semua perawatan mesin akan tetap menjadi tanggung jawab HRC. Tim hanya diperbolehkan untuk memodifikasi sektor suspensi dan pengereman. Whatt..??? Lha terus gimana caranya bisa menang lawan tim pabrikan ya ? lha wong yang nyeting mesin bukan mekanik tim satelit sendiri melainkan mekaniknya tim pabrikan, HRC. Mboh, horrra weruh nak kui, hehe...

Menurut Shuhei Nakamoto,  Executive Vice President of HRC " Proyek ini sangat penting bagi Honda. mengingat saat ini gap antara tim pabrikan dan tim CRT di sirkuit terlalu jauh. Menurut kami inilah jalan terbaik untuk membantu mereka, inilah konsep utama kami. Target kami adalah untuk memproduksi mesin yang kompetitif dengan harga yang masuk akal". Tapi hanya mengurangi gap saja lho ya, untuk mengalahkan tim pabrikan... tunggu dulu. Butuh keajaiban, hehe...

Knalpot undertail Honda RCV1000 (ducati.org)

Honda RCV1000 diklaim sanggup memuntahkan tenaga sebesar 234 HP pada 16000 rpm (sebagai perbandingan, Kawasaki Ninja 250 memiliki power 26 hp) dengan torsi 110 Nm pada 14000 rpm. Berbeda dengan Honda RCV213V punyake mas Marc Marquez, Honda RCV1000 tidak dilengkapi sheamless girbox dan pneumativ valve. Dengan demikian Honda RCV1000 tetap memakai girbox konvensional serta per klep standar. Pada bagian elektroniknya, Honda RCV1000 dilengkapi ECU dan software dari Marelli.

Last, cmiiw... terutama untuk harganya. Masih tidak percaya saya @_@...

readmore »»  

Mabua Harley-Davidson Semarang, Dealer Motor Termegah

 3D render Mabua Harley-Davidson Semarang (google+ MHD)

Yaa... setidaknya yang pernah saya lihat. Meskipun menurut beberapa sumber, dealer ini masih nomor dua terbesar setelah Jakarta. Tapi ada juga yang bilang kalau Mabua Harley-Davidson Semarang merupakan dealership Harley-Davidson terbesar di Indonesia., mboh mana yang bener... mungkin ada punggawa Mabua Harley-Davidson yang berkenan mengklarifikasi hal ini ?


 Display HD (bisnis-jateng.com)

Overall, secara arsitektural gedung Mabua Harley-Davidson (MHD) Semarang ini sangat mengesankan. Apalagi diperkuat dengan pemilihan lokasi yang cukup dramatis, dimana posisi siteplan berada di ketinggian, semakin memperkuat kesan megah tersebut.

 View dari seberang Jl. Dr. Wahidin (google+ MHD)

Bangunan dealer yang beralamat di Jl. Wahidin No. 93 ini sebenarnya sudah dibangun dan beroperasi lebih dari setahun yang lalu. Mulai dibuka tepatnya tanggal  16 April 2012 menggantikan dealer lama yang berada di jalan Puri Anjasmoro G-1 / 5, Semarang. Kok baru di posting sekarang ? Lha wong lihatnya juga baru kemarin itupun gak sengaja, hehe...


Minimalis-modern dengan permainan warna yang ciamik (google+ MHD)

Dikerjakan oleh Kontraktor  PT. Trimata Liguna dengan konsultan PT. Anugrah Karisma Mandiri serta manajemen proyek oleh S.A.R Planning & project, MHD Semarang dibangun di atas lahan seluas 1.300 meter persegi berupa bangunan lima lantai yang terdiri atas basement untuk parkir sebanyak 200 motor, lantai satu untuk display motor Harley-Davidson, spare parts, dan aksesoris. Lantai dua untuk kafe, tiga untuk kantor, dan empat untuk kamar tidur.

Meski posisi dibelakang, detail kreatif tetap diperhatikan (google+ MHD)

Dengan fasilitas selengkap ini tentunya MHD Semarang akan menjadi destinasi yang cocok untuk disinggahi, utamanya para HD lovers yang melintasi Semarang.

last, cmiiw...


readmore »»  

Rombongan Moge Harley Davidson Kecelakaan di Ngawi

Rombongan harley davidson -ilustrasi- (http://edorusyanto.wordpress.com)

Pagi-pagi berangkat kerja ketemu rombongan Harley Davidson dalam jumlah yang cukup banyak (sepertinya) sedang mengarah ke Solo/Yogya. Waktu itu gak terlalu perhatian, lha wong gak begitu suka ma bentuknya HD. Gimanaa gitu, hehe... (no offense, selera pribadi)... e, lha kok malem-malem ada berita rombongan HD kecelakaan. Apakah rombongan yang tadi pagi ya ?

Menurut kompas.com, serombongan konvoi HD terlibat kecelakaan dalam perjalanan dari Solo menuju Ngawi di Jalan Raya Solo-Ngawi, Desa Kuwu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (6/11/2013). Setidaknya ada empat korban mengalami luka berat dalam kecelakaan tersebut.

 Akhiyar karim (47), pengendara HD yang terlibat kecelakaan (kompas.com)

Diduga penyebabnya adalah senggolan antara sesama peserta konvoi. Harley Davidson Road King dengan nopol B 6232 SAD yang dikendarai Akhiyar Karim (47), warga Pondok Indah, Jakarta, bersenggolan dengan temannya hingga terjatuh. Sayangnya, menurut beberapa sumber, motor Akhiyar masih tetap melaju sendiri hingga menabrak dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.Dua kendaraan itu adalah Yamaha Vega yang dikendarai Sujiyo (58), warga  Semarang, dan Yamaha Vega yang dikemudikan warga Ngawi, Samsuri (25), yang membonceng Adelia Sesa Kencana (2,5).

Akhiyar sendiri merupakan salah satu dari 200 anggota rombongan Konvoi Harley Davidson yang hendak menuju ke Bali.Rombongan besar ini terbagi menjadi lima kelompok yang masing-masing terdiri dari 40 hingga 50 moge. 

last, cmiiw.

sumber


readmore »»  

Pabrikan Eropa tak Ragu dengan India. Tanya Kenapa ?

 GS-250 cc ? bukan tidak mungkin akan dirilis BMW-TVS

Mboh, saya juga gak tahu. Dari KTM yang rela dimadu oleh Bajaj. BMW yang sudi bermesra-an bareng TVS, atau Ducati yang hampir kena gebet Hero corp. Adalah beberapa merk motor eropa kenamaan yang telah sudi berbagi badan dengan merk India. You know lah citra KTM-Austria sama BMW motorad (Jerman), sangat baik citranya. Terlalu baik malah, tapi mengapa mereka mau berbau-bau India ? Terus dari sisi jualan motor aja (maksudya bukan in state production, cuman jualan tok) ada Ducati, Piaggio, Royal enfield, terus yang terakhir ada Triumph, pabrikan motor asal Inggris, juga ikut-ikutan meramaikan pasar motor roda dua di India. Amazing, sebegitu legit-kah India ?


 Masih hangat, Pulsar 200ns, kolaborasi ciamik Bajaj-KTM

Lah, bukan kah di Indonesia pun ada ATPM-ATPM resmi yang jual merk-merk tersebut ? betul, tapi gak sebanyak di India. Itupun variannya terbatas, klo mau lebih harus lewat importir umum (IU). Berbeda dengan India, para enthusiast disana seakan-akan begitu dimanjakan dengan beragamnya pilihan jenis motor. Ditambah lagi, hampir rata-rata pabrikan motor Jepang lebih suka me-launching produk terbarunya di negeri amita bachan itu. Kenapa coba ? sedangkan di Indonesia sendiri, ambillah contoh  pabrikan Yamaha yang jelas-jelas pasar Indonesia adalah tulang punggung penjualan mereka, jualannya 'cuma' motor-motor kelas entry level semua. Klo ada yang mo beli Yamaha R1, ya harus lewat IU. Jangankan yamaha R1, wong jualan motor seperempat liter aja baru kepikiran kemarin sore. Mengecewakan. Gak cuma Yamaha tapi Honda dan Suzuki pun demikian. Hanya Kawasaki yang sejauh ini mau jualan motor ber-cc besar di negeri ini (sekalipun masih CBU). Yang lain ?... besok katanya.

Beli moge di dealer lokal ? ngimpi...

Jika dibanding-bandingin sama negri tercinta, Indonesia raya ini, sama kok. Bahkan mungkin dari sisi 'taste' boleh dibilang biker Indonesia lebih baik, hehe... imho. Tapi mengapa mereka lebih memilih India ? Memang sih, pangsa pasar masih lebih besar negri tersebut. Maklum, wong pasar sepeda motor terbesar ke-2 setelah China adalah India. Indonesia ? persis dibawahnya, pasar sepeda motor terbesar ke-3 setelah India. Apa mungkin karena besarnya pajak di negeri ini ? lho, justru klo pabrikan mau bikin di dalam negeri, setidaknya CKD lah, maka harga jual akan terpangkas. Lebih murah, lebih kebeli. Birokrasi yang njlimet khas negeri koruptor ? Klo itu saya tidak tahu. Atau mungkin malah pabrikan tersebut yang terlalu meremehkan pasar Indonesia ? who knows...

 Mungkin AHM berpikir klo orang Indonesia hanya mampu beli matic/bebek

Terakhir, dalam kondisi normal, menomor dua kan pasar Indonesia adalah sebuah kesalahan, imho.

Last (the 2nd), cmiiw...


readmore »»