Sparepart Bajaj Pulsar ? Cek di Sini !

Bajaj


Cobaan cukup berat dialami para penyemplak pulsar (Bajaj). Dari isu akan tutupnya Bajaj Auto Indonesia (BAI), banyaknya dealer/beres yang tidak beroperasi, naiknya ongkos servis di beres, sampai langkanya spare part untuk motor kesayangan. Menjadikan para biker (enthusiast) ini galau tingkat dewa. Tidak heran kalau banyak diantara mereka yang menjual tunggangannya dengan harga murah karena alasan tersebut di atas.

Pulsar 220

Sangat disayangkan memang, mengingat pulsar sendiri merupakan salah satu produk otomotif yang sangat valued baik dari segi harga maupun teknologi yang ditawarkan. motormulus berani bilang, kalau saja pulsar itu bermerk 'Honda', pasti harganya bisa mencapai 1.5 kali atau bahkan 2 kali lipat lebih mahal daripada aselinya. Lha wong dengan barang CBU saja harganya masih lebih murah (hampir) separuh daripada harga motor sekelas produkan jepang.

Pulsar 200 (old)

Khusus masalah sparepart, motormulus membawa berita gembira. Pasalnya di KASKUS ada juragan yang khusus melayani pembelian sparepart pulsar (XCD juga). Belum ada bukti testimonial memang, tapi setidaknya ini bisa menjadi referensi pengobat kegalauan teman-teman penyemplak pulsar. Monggo langsung saja cek ke TKP. 
 http://www.kaskus.co.id/post/513a0e5c05346a6d2e000004#post513a0e5c05346a6d2e000004

readmore »»  

Mengurus STNK Duplikat

Sedikit bagi-bagi pengalaman saat mengurus STNK duplikat. Pada awalnya agak ragu apakah untuk mengurus STNK duplikat dan perpanjangan STNK itu satu paket, artinya ketika ngurus duplikat otomatis juga ngurus perpanjangan. Kalau tidak satu paket, berarti ada dua alokasi dana, untuk biaya STNK duplikat dan biaya pajak perpanjangan STNK. Nah, di sini boleh dibilang akan menjadi cukup krusial untuk orang awam yang belum pernah ngurus surat-surat macam gini, karena kemungkinan besar bisa dimanfaatkan oleh biro/calo untuk mengelabui biayanya. 

Pernah motormulus coba bertanya ke paman google, soal syarat perpajangan STNK, salah satu yang keluar… biaya untuk perpanjangan STNK wilayah Jakarta dan sekitarnya adalah sekitar 200-250 ribu… wiihh!!! Lebih banyak dari pajak motornya sendiri.
Okelah kalo begitu, di urus sendiri… fight, oh!

Beberapa proses yang harus dilalui :
1. Surat Kehilangan
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah buat surat kehilangan di polres terdekat tempat kita kehilangan. Sebenarnya tidak ada biaya namun karena kebiasaan orang jawa, sekalipun nggak diminta terkadang kitanya sendiri yang inisiatif.
2. Legalisir Surat Kehilangan
Setelah punya Surat kehilangan, maka seterusnya surat tersebut di legalisir rangkap lima ke polda (jalan pahlawan-semarang). Ndak ada pungutan sama sekali.
3. Cek Fisik
Setelah point 1&2 terpenuhi barulah ke SAMSAT. Cek Fisik dilakukan diatas form cek fisik (ngambil di loket cek fisik, ndak mbayar) dan pengecekan dilakukan oleh petugasnya. Biaya 10 ribu+fee untuk petugas seikhlasnya.
4. Cek Arsip
Cek arsip bisa dilakukan di loket Arsip sambil nunjukin kopi STNK dan BPKB (agak-agak lupa). Di sini siap-siap KTP atas nama pemilik STNK. Arsip yang sudah ditemukan oleh petugas arsip kita bawa sebagai berkas pendamping selama pengurusan. Biaya 5 ribu.
5. Pengantar Fiskal
Bisa diambil di bagian informasi dengan menyerahkan surat kehilangan dan nunjukin BPKB. Tidak ada biaya
6. Cek Fiskal
Hal ini dilakukan untuk memastikan apkah kendaraan kita sudah membayar fiscal atau belum. Biaya 10 ribu, sesuai materai yang tertera di berkas fiscal.
7. Formulir Pendaftaran
Minta surat pendaftaran ke loket (apa ya….?) dengan melampirkan semua berkas-berkas, kecuali BPKB. Biaya 5 ribu
8. Pendaftaran
Jangan lupa untuk melampirkan surat pernyataan dan permohonan duplikat. Di samsat III semarang sudah disediakan di bagian fotokopi, tinggal di isi dan ditandatangani setelah dilengkapi materai 6000. Berkas-berkas yang sudah kita dapatkan kita lampirkan semuanya termasuk KTP asli. Bayar 35 ribu. (nah, untuk point ini saya agak meragukan, soal biayanya…).
Setelah dicek, kita akan diberi (semacam resi) untuk membayar pajak motor kendaraan kita pada tanggal yang sudah ditentukan. Artinya tidak bisa sehari jadi karena berkas-berkas harus diserahkan ke polda terlebih dahulu. Usut punya usut ternyata bisa di urus sendiri, jadi berkas-berkas kita bawa sendiri ke polda dan dapat langsung diperiksa. Untuk hal ini, dari (kata) pegawainya sebenarnya tidak boleh.
9. Pembayaran
Setelah berkas-berkas diperiksa oleh petugas pendaftaran, kita akan diminta membayar pajak di loket pembayaran. Selain pajak yang harus dibayar kita juga diwajibkan membayar resi ke BRI sebesar 25ribu (kantornya satu atap)
10. pengambilan STNK
Bukti pembayaran dari loket digunakan untuk mengambil STNK Duplikat.
11. Pulang
Setelah STNK didapat sebaiknya kita segera pulang, hehe…

Gitu teman-teman, itu sesuai pengalaman pribadi lho apakah resminya memang seperti itu? I dontknow. Jadi kesimpulannya, STNK duplikat sekaligus juga perpanjangan/pajak. Biayanya ? silahkan ditaksir jumlah yang tersebut di point-point di atas berapa habisnya.
Semoga bermanfaat. Jangan membiasakan diri lewat biro atau orang ketiga, terlalu mudah hehe…

readmore »»  

Jalan Rusak dan Sikap Berkendara

Jalan Rusak dan Sikap Berkendara. Membicarakan kembali tentang safety riding. Sungguh kaget mbak/mas bro, begitu membaca Koran yang disodorkan salah satu teman motormulus. Gimana tidak, hanya gara-gara menghindari jalanan rusak, sebuah bus menabrak tebing yang mengakibatkan 17 penumpangnya tewas. Angka yang fantastis untuk sebuah kecelakaan. Berikut gambar yang sempet motormulusabadikan langsung dari korannya (warta jateng).

 bus yang naas

Kejadian yang menimpa bus Pariwisata Mustika Mega Utama itu terjadi di Jalan Raya Puncak KM89 Kampung Pangkolan, Cipanas, Cianjur, pada hari Rabu kemarin (27/2). Ada yang menduga bahwa bus mengalami rem blong, akan tetapi hasil penyelidikan terakhir menyebutkan bahwa bus kehilangan kendali setelah sopir bermanuver untuk menghindari jalanan yang rusak.

Ini bukan yang pertama kalinya pemakai jalanan umum tewas akibat kondisi jalan yang jauh dari sempurna. Beberapa waktu lalu diberitakan seorang biker tewas terlindas truk setelah kendaraannya oleng akibat terperosok lubang jalanan. Kemudian dilain kesempatan juga tersiar kabar dua orang biker tewas dengan cara dan sebab yang sama.

Kondisi jalan diakui atau tidak memang menjadi penyebab utama insiden tersebut, dan mestinya penyelenggara jalanpun tidak boleh sekedar lempar handuk atas insiden-insiden terebut. Harus ada perbaikan. Tapi disini motormulustidak akan membahas hal tersebut, sudah ada yang lebih pintar dan berpengalaman untuk melakukannya. motormulus hanya ingin memberikan tips untuk meingkatkan tingkat keamanan berkendara hubungannya dengan kondisi jalan yang tidak sempurna di negeri tercinta ini, toh human error juga cukup berperan dalam hal ini. Beberapa diantaranya adalah :

1. Jangan ngebut dijalanan yang belum  (baru) kita kenali kondisinya. Harus ekstra hati-hati dan fokus termasuk juga pada titik-titik blind spot, semisal : tikungan, posisi di belakang kendaraan yang lebih besar, dll.
2. Jangan memaksakan diri untuk menghindari jalanan yang rusak. Perhatikan situasi dan kondisi sekitar serta kesiapan kita
3. Hindari kendaraan-kendaraan besar. Menepi atau lewati.
4. Pegang stang motor dengan kuat dan benar. (hal yang sering diabaikan oleh para ladies biker. Megang dengan posisi tangan terbalik, megang hanya dengan dua jari. Bla…bla..blaa)
5. Hindari membawa tas cangklong, karena akan mempengaruhi keseimbangan. (lagi-lagi ladies biker sering mengabaikan hal ini)
6. Terakhir, gunakan safety gear semaksimal mungkin. Utamanya helm fulface (baca artikel motormulus sebelumnya, disini)
Demikian, semoga bermanfaat.





readmore »»  

Beli Helm Fullface Sekarang !

Helm merupakan safety gear utama bagi seorang biker (maupun boncenger). Dengan memakai helm, setidaknya  69% resiko cedera akibat kecelakaan bisa dikurangi dan sekitar 42% resiko kematian bisa dihindari (sumber Wikipedia.org). 
 Bayangkan jika ini adalah helm halfface (wikipedia.org)

Helm disebut sebagai safetygear utama dikarenakan kenyataan dilapangan bahwa 35% benturan dari sebuah kecelakaan pada umumnya menimpa bagian dagu daripada wajah (kepala) biker. Disini yang dimaksudkan tentunya jenis helm fullface dan bukan helm half face atau yang semisalnya. Karena pada helm half face, bagian muka dari kepala cenderung masih sangat terbuka dan berpotensi tinggi akan mengalami cedera jika terjadi benturan. Padahal  hampir rata-rata kecelakaan merupakan tumbukan dari depan sehingga sudah semestinya wajah bagian muka dari kepala menjadi point utama untuk dilindungi.
 another fullface (gixxer.com)

Apalagi selisih harga helm halfface dengan fullface tidaklah terlalu banyak (yang kita bicarakan di sini tentunya bukan helm yang berharga jutaan atau belasan juta). Paling-paling selisihnya hanya sekitar 100-200 ribu saja. Tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan manfaat yang bisa kita peroleh dengan menggunakannya. Coba dihitung saja apabila terjadi kecelakaan dan kita tidak/belum memakai helm fullface, berapa biaya rawat inapnya ?... ongkos dokter, obat, dll… hehe… lumayan juga kan ? Memang sih, memakai helm fullface sangat jauh dari kata nyaman jika dibandingkan dengan helm halface., tapi ingatlah selalu manfaat dibalik helm fullface tersebut sangatlah banyak.

So, helm halfface atau fullface ?
Terimakasih untuk komennyaaa...

readmore »»  

Battle of Yamaha TTX vs Honda Zoomer

Battle of Yamaha TTX vs Honda Zoomer. Ada dua jagoan baru yang unik dari dua pabrikan Honda dan Yamaha. Honda akan menghadirkan Honda Zoomer sementara dari Yamaha sendiri akan diwaliki oleh Yamaha TTX. Untuk nama yang terakhir, Yamaha TTX, sudah mulai diuji di lapangan. Sedangkan untuk Honda Zoomer sendiri masih dalam tataran teka-teki, masih belum jelas apakah akan dimasukkan ke pasar local ataukah tidak.
 Spesies baru, Yamaha TTX vs Honda Zoomer

Melihat desain visual ‘standar’an, jelas Honda Zoomer lebih unggul dibandingkan dengan Yamaha TTX yang terkesan cungkring, IMHO. Olahan detail yang dipadu padankan secara kompak sukses membentuk sosok Honda Zoomer yang unik tetapi tidak aneh. Berbeda dengan tampilan Yamaha TTX, yang bagi sebagian orang, terlihat ‘gak dapet’. Sosok cungkring dengan konstruksi fork depan maupun belakang yang menjulang masih belum masuk ‘taste’ konsumen di Indonesia.

Tapi tunggu dulu, menurut motormulus, sepertinya dari pihak Yamaha sendiri memang tidak ingin menandingkan TTX secara head to head dengan Zoomer. Secara visual jelas terlihat mereka bukan satu spesies baru untuk ekosistem yang sama. Menurut motormulus, Yamaha TTX lebih diperuntukkan sebagai Matic Offroad, yang siap melibas medan-medan ekstrim. Dipersenjatai dengan kaki-kaki kecil nan tinggi menjulang serta dibalut frame body yang langsing menjadikan motor ini akan dengan mudah menaklukkan jalanan ekstrim penuh lubang khas Indonesia. Dari motor ini Nampak bahwa Yamaha ingin menyasar pasar garuk menggaruk tanah yang sedang booming akhir-akhir ini.

Berbeda halnya dengan Yamaha TTX, Honda Zoomer terkesan hanya untuk jalanan yang muyus-muyus. Lihat saja diameter rodanya, kecil dengan tapak lebar khas matic eropa. Terlihat sangat nyaman untuk dikendarai. Dari bentuknya yang stylish, sepertinya varian ini akan menyasar kalangan anak muda yang yang doyan freestyler-an.  

Jangan dibandingkan bentuknya, jelas beda. Ibarat membandingkan Kawasaki D-Tracker dengan Yamaha Byson, beda habitat. Satu hal lagi, sepertinya harga Honda zoomer juga kurang bersahabat jika melihat kualitas part dan detail finishingnya. So, mau pilih mana ?

Terimakasih untuk komennyaaaa...


readmore »»  

Lap Pertama, Modip Tampilan duluuu...

Lap Pertama, Modip Tampilan duluuu.... Kalo orang pinter mengatakan, jangan liat buku dari cover-nya, sepertinya susah untuk diaplikasikan. Apalagi untuk sesuatu yang biasa-biasa saja, perlu tampilan wah dulu sebelum bicara 'menjual'. hehe... pendapat subyektif, IMHO sajalah.
Kembali ke trek, agar sedikit meyakinkan dan lebih berasa motor kiranya tampilan header perlu dioprek sedikit, sapa tahu bisa nambah 10DK (Daya Keren), lumayan to...? masalah isi nantilahh... sedikit-sedikit.
  cagiva mito sp525, 125cc - 2 stroke !!

Gak perlu moge-mogean, motor kecil 125cc 2 stroke didapuk (didaulat) menjadi offical gambar header dari motormulus. Motor kecil, tenaga sedang, rasanya juga masih cukup bisa dimaksimalkan di jalanan Indonesia raya ini. Pengen punya satu, tapi baru sebatas ngimpi dulu, modal belum mencukupi (gak ada).
1st official header motormulus

Gak perlu panjang lebar nyritainnya, to the point saja, bisa dilihat hasil oprek-oprekan gambar dari si Mito ini. Semoga cantik dilihat mata dan tidak membosankan.

Terimakasih untuk komennya...

readmore »»  

Start from Here !

Ya, motormulus mulai dari sini perjalannya. Semoga lancar-lancar saja dan bermanfaat bagi kita semua... !

Monggo brader, silahkan dikomen...

readmore »»