Tampilkan postingan dengan label safety. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label safety. Tampilkan semua postingan

Safety First !!! Blind Spot yang Mematikan

Blind spot, salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya

Apa sih blind spot ? arti secara umumnya adalah suatu kondisi pada suatu titik/area/tempat/lokasi di jalan raya dimana kita tidak bisa melihat atau memprediksi apa yang ada di belakangnya. Hal yang paling bijak ketika kita menemui kondisi seperti ini adalah dengan bersabar menunggu sampai blindspot tersebut terlewati atau hilang. Karena resikonya akan sangat fatal manakala kita memaksa nekat untuk melewati area tersebut. Seberapa fatal sih resikonya ? mungkin video dibawah ini bisa sedikit memberikan gambarannya...

Kecelakaan SPBU Mulyoharjo - Jepara

Peristiwa ini terjadi tanggal 17 februari 2014 lalu. Berlokasi di Jepara tepatnya di depan SPBU Mulyoharjo, kecamatan Jepara, kabupaten Jepara - Jawa Tengah. Hasil rekaman cctv sebenarnya sudah cukup untuk menyangkal pengakuan dari supir minibus tersebut disini. Meskipun dalam kasus ini bukanlah murni kesalahan dari sopir minibus tersebut, tapi tidak ada salahnya untuk dijadikan bahan diskusi untuk menggambarkan bahwa sebenarnya 'blind spot'lah aktor utama dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Yuk kita mulai investigasi berdasarkan rekaman cctv diatas,
pertama...Saat ditemui, Suroso menuturkan dia melaju dari arah utara (Bangsri) menuju selatan (Jepara) dengan kecepatan sedang.... Padahal dari rekaman cctv terlihat jelas kalau minibus berjalan lumayan kencang.
Kedua, ...Saat sepeda motor sudah berada di tengah badan jalan, Suroso rupanya juga membanting setir ke arah kanan... dari rekaman cctv tidak ada tanda-tanda minibus membanting stir. Minibus melaju lurus
Ketiga, ..."Saya sudah berusaha mengerem, tapi karena jarak terlalu dekat akhirnya terjadi tabrakan," kata Suroso, di Mapolres Jepara,... Apakah nampak laju mnibus mengalami deakselerasi sesaat sebelum kejadian ? Tidak, minibus melambat sesaat setelah kejadian

Lalu dimana peran 'blind spot' dalam kasus ini ?

Ilustrasi sebelum kejadian

pertama. Blind spot tercipta manakala ada Bus berhenti sesaat sebelum SPBU. Pada saat ini pengendara minibus maupun sepeda motor sama-sama tidak melihat satu sama lain karena terhalang body Bus yang berhenti.

Disinyalir Bus yang berhenti (loading/unloading)

kedua. Kecelakaan terjadi setelah kedua orang ini nekat melewati blind spot, minibus menambah akselerasi untuk melewati bus yang berhenti sementara pengedara sepedamotor nekat menyeberang jalan.

Blind spot dari sisi minibus

Blind spot dari sisi minibus

ketiga. setelah melewati blind spot barulah kedua orang itu 'ngeh' apa yang ada dibalik blind spot itu, tapi sudah terlambat, karena minibus cukup laju jalannya dan posisi sepedamotor sudah sangat dekat. Maka kecelakaanpun terjadi. Satu meninggal dan satu orang luka parah.

Disinyalir karena hasrat untuk mendahului bus ini

Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.
Last, cmiiw...


readmore »»  

Keep safety !!!, Jalan Raya Bukan Sirkuit Balap

Dokumentasi kecelakaan kian marak (courtesy Bang Buan)

Foto kecelakaan sepeda motor akhir-akhir ini demikian marak bertebaran di media sosial semisal facebook dan tweeter. Korban pun berjatuhan, dari yang ringan sampe meninggal dunia, tidak sedikit jumlahnya. Meskipun tiap kali nge-post acapkali terucap nasehat agar lebih berhati-hati lagi dalam berkendara, toh kecelakaan kembali terulang. Why ? kenapa gak ada kapok-kapoknya ?...

Perlengkapan Berkendara, Sikap & Kondisi Kendaraan
Pertama, tentu saja kesadaran akan safety dalam berkendara yang sangat kurang. Baik dalam perlengkapan berkendara, attitude maupun kondisi kendaraan itu sendiri. Dalam perlengkapan berkendara bisa kita lihat banyak dari korban yang tidak menggunakan helm dan perlengkapan keamanan lainnya (sepatu, sarung tangan, decker bila perlu...). Dari kejadian terakhir yang terpantau terlihat jelas bagaimana kondisi kepala biker yang rompal setelah berbenturan langsung dengan benda keras. Alhasil nyawalah taruhannya. Memang sih memakai perlengkapan safety belum tentu menjamin keselamatan sesorang, tapi paling tidak itu adalah bentuk ikhtiar kita, setidaknya untuk menghargai kehidupan yang telah dianugerahkan.

Kondisi ban nampak halus dan dimensi lebih kecil dari standar pabrik

Selain perlengkapan berkendara, attitude atau sikap seorang biker dalam berkendara juga menjadi faktor penting lainnya. Sikap yang kekanak-kanakan, arogan seringkali menjadi latar belakang terjadinya kebut-kebutan dijalan raya. Tidak hanya biker dewasa, bahkan yang paling menakutkan adalah biker anak-anak bau kencur. Boncengan tiga, tanpa helm, dan pasti ngebut. Saya heran, kok orang tuanya gak 'eman' ya ngasih mesin pembunuh kepada anak-anak ?

Kemudian kondisi kendaraan. Piranti pengereman yang diubah dari standar, bukannya untuk lebih aman tapi sekedar untuk gaya-gayaan. Mengganti ban dengan ukuran di bawah standar, sering kita sebut sebagai ban cacing, juga menjadi tren yang sangat digandrungi saat ini. Gak peduli apakah nantinya bakalan ngesot waktu hard/late breaking, yang penting GAYA. Yups, style is more important thing than safety.

Tantangan dari produsen motor

Efek Iklan Motor
Kedua, dan ini mungkin yang paling memprihatinkan. Yaitu kampanye yang dilakukan para produsen sepeda motor, bukan untuk meningkatkan safety dalam berkendara tapi ajakan (tersirat atau bahkan tersurat) untuk kebut-kebutan, berpacu dijalanan tentunya dengan produk mereka. Masing-masing produsen promosi bahwa motornyalah yang paling kenceng, paling buanterrr.. yang lain ecesss... Tantang nyalimu !... ini teknologi motoGP !... demikian sebagian jargon iklan mereka. Dan bener saja, sadar atau gak para konsumenpun terbentuk mindset-nya sesuai iklan motor yang mereka pakai.

Last, cmiiw...

readmore »»  

[Flash News] Kecelakaan di BIC Purwakarta, New Vixion Adu Banteng dengan Mio

Kondisi NVL pasca kejadian (courtesy bro Amier Poenya)

Dapat berita memilukan dari grup Yamaha New Vixion Lightning Riders, tentang kecelakaan frontal yang melibatkan 2 kendaraan dari pabrikan Yamaha, New Vixion Lightning vs Matic Mio. Melihat foto diatas bisa dibayangkan kerasnya tabrakan yang terjadi. Disinyalir dan pasti, dua-duanya atau salah satu dari keduanya dalam keadaan high speed full throtlle.

Kecelakaan terjadi pagi tadi tanggal 30 September 2014 (pas peringatan G30SPKI neh) di daerah BIC Purwakarta. Kondisi jalan yang lebar, lurus dan mulus sepertinya memicu setiap penggunanya untuk menarik gas dalam-dalam. Info selapas foto tersebut di release menyebutkan bahwa kedua korban selamat namun dengan kondisi luka yang sangat parah. Diduga pengendara NVL dalam kondisi mengantuk waktu kejadian, akibat bekerja shift. Eniwe, semoga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Keep safety riding !!!

last, cmiiw...
readmore »»  

Adab-adab Berkendara di Jalan Raya

Adab, bisa diartikan sebagai sopan santun (thecorner.wordpress.com)

Jalan raya adalah milik umum. Hendaknya setiap pengguna memahami adab-adab dalam berkendara di jalan raya. Sehingga terciptalah kenyamanan, keamanan dan keselamatan di jalan raya.

Berikut beberapa adab yang mestinya dimiliki oleh masing-masing pengguna  jalan raya.

Belok ? kasih tanda dong

1. Pindah jalur atau belok ? tidak cukup dengan menyalakan sein. Perlu juga tengok kanan-kiri plus belakang (kaca spion). Banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian dalam hal ini.

Bujaksana dalam berklakson (my-armae.com)

2. Bijaksana menggunakan klakson. Siapa sih yang mo tiduran dijalan raya ? kalo depan kosong pasti jalan kok, sabar. Inget, membunyikan klakson itu ibarat memerintah. Sayangnya gak ada orang di jalan yang suka diperintah-perintah, jadi jagalah hati (jangan ko kotori, hehe...). Yang sabar injek rem, yang egois/arogan pencet,  klakson. Tinggal pilih.

Karena high beam bukan mode default (thecarconection.com)

3. Keep light low, maksudnya usahakan lampu utama selalu dalam kondisi low beam. Kecuali untuk keperluan tertentu (mo nyalip atau jarak pandang berkurang). Masalahnya, silau men dan sangat mengganggu pengguna lain yang dari arah berlawanan. Kesannya juga arogan, provokatif.

4. Pelan ? ambil lajur kiri. Kenceng ? ambil lajur agak ke tengah (jangan lajur kanan nanti dihajar dari depan)

Mobil offset

5. Khusus mobil, jangan suka main offset (selip kanan-kiri) sembarangan. Apalagi saat macet, karena terkadang motor yang mestinya (masih) bisa lewat harus stuck gara-gara mobil yang sopirnya berjiwa biker. Bikin tambah parah macetnya.

Dan masih banyak lagi. Tapi sementara itu dulu, coz menurut saya 5 hal tersebut yang paling sering bikin jalanan tidak nyaman dan aman

Last, cmiiw...

readmore »»  

Tips Berkendara, Maksimalkan Sumber Daya di Sekitar Kita

Tag line POLRI (google.com)

Sekedar sharing (berdasarkan pengalaman pribadi) beberapa tips berkendara yang kiranya dapat meningkatkan level aman selama di jalan raya. Sekalian mengkampanyekan tagline Kepolisian RI, 'Keselamatan sebagai Kebutuhan'.

Ketika kita berkendara, ada saatnya kita kesulitan untuk mengetahui dan mengenali faktor-faktor 'x' yang kadang bisa mengancam keselamatan. Apakah itu karena posisi kita yang terlalu dekat dengan kendaraan lain yang ada di depan atau karena laju kendaraan kita yang terlalu cepat, sehingga seringkali kita terlambat atau bahkan tidak bisa mengantisipasi faktor-faktor 'x' tersebut.

Di bawah ini saya sharing beberapa tips manakala kita dalam kondisi kepepet dan tidak bisa memaksimalkan spion, (lho kok spion ?...). So, check these lists :
1. Manfaatkan body mobil sebagai spion tambahan
Ini yang sering saya lakukan saat akan melakukan offset (mengambil jalur dari dalam ke luar) dimana posisi motor biasanya begitu dekat dengan mobil di depan, sehingga boleh dikatakan seakan-akan kita tidak ada waktu untuk menoleh ke spion (khawatir jika mobil tiba-tiba berhenti mendadak, so mata gak boleh meleng). Jadi dengan memanfaatkan kemilaunya cat mobil untuk melihat kondisi di belakang kita. Sebenarnya tidak melulu cat sih, tapi apapun itu yang bisa memantulkan bayangan.

2. Antisipasi dengan kolong mobil
Nah, ini mungkin terdengar agak aneh. Tapi, trust me, its work !. Manakala posisi anda bereada di area blind spot dan sekitarnya, yang gak bisa lihat apa-apa tapi rasa hati gak betah terus-terusan dikentutin mobil maka resep ini boleh dicoba. Caranya adalah dengan mengambil posisi yang tidak terlalu dekat dengan mobil sehingga kita bisa dengan leluasa memanfaatkan kolong mobil untuk melihat apa yang ada di depan mobil tersebut. Kondisi paling memungkinkan untuk memraktekkan tips ini adalah di jalan menanjak. Agak absurd memang, tapi bisa dicoba dulu.

3. Sorot lampu jadi klakson kedua
Khusus di malam hari atau kondisi mega bermendung, tips ini bisa dipraktekan. Simpel saja, manakala kita mau masuk lintasan, misalkan dari gang, selain tengok kiri-kanan, sorot lampu mobil juga bisa menjadi tanda. Sepele banget ya ?

4. Gesture mobil/motor sebagai tanda
Terkadang mobil/motor lupa memberi tanda (sein) manakala mereka akan bermanuver (belok, pindah jalur, dll). Pada kondisi ini, kita bisa mengantisipasi dari gerakan (gerak-gerik) yang ditunjukkan oleh mobil/motor tersebut. Misalkan mobil mulai agak miring ke kanan, berarti dia mau ambil kanan. Kalau goyang kiri dikit-dikit berarti dia mo ambil sisi kiri. Klo goyangnya kanan kiri beraturan, kemungkinan driver sedang mengantuk. hehe...

Sebenarnya ada banyak hal yang bisa kita jadikan acuan untuk mengantisipasi faktor 'x' yang membahayakan diri kita di jalan raya. Belajar dari pengalaman pastinya, jadi tidak melulu bersandar pada spion, klakson maupun sein saja.

Last, cmiiw.

readmore »»  

Akibat Jinjit Balet

 The real jinjit balet (media.viva.co.id)

Pernah lihat balerina jinjit ? belum ? tuh diatas ada gambarnya, hehe... Dijalan raya pun kadang bisa kita temui fenomena sejenis. Utamanya pada keadaan dimana proporsi tunggangan lebih besar dibandingkan biker-nya. Lebih tepatnya karena kondisi seat height yang keterlaluan jika dibandingkan dengan postur tubuh yang menyebabkan telapak kaki tidak bisa menapak dengan sempurna.

Jinjit balet di dunia roda dua (cakpoer.wordpress.com)

Amankah ? tentu saja tidak. Apalagi jika motor memiliki berat yang lumayan berlebih. Jika biker tidak cukup memiliki kekuatan, maka pada kondisi tersebut kemungkinan motor akan ambruk sangatlah besar. Memang, pada insiden tersebut kemungkinan untuk cedera berat sangatlah kecil tapi yang pasti si biker dijamin bakalan malu 7 keliling, imho. Berikut adalah video contoh kasus akibat jinjit balet.


Jadi sebaiknya memang jangan dipaksakan untuk mengendarai motor yang bisa menyebabkan 'jinjit balet'. Jika memang sudah ngebet karena sudah 'kadung tresno' maka sebaiknya motor dimodifikasi sedemikian rupa hingga kondisi jinjit balet bisa diminimalisir. Sukur-sukur kalau bisa dihilangkan alias kak-kaki biker bisa menapak di permukaan jalan dengan sempurna. Jika hal tersebut tidak memungkinkan, maka cobalah untuk memperkuat kaki-kaki brader semua agar lebih siap untuk menerima beban berlebih dengan jalan berolahraga (melatih otot-otot kaki).

last, cmiiw...

readmore »»  

Endonesaa..!!!

Kira-kira kronologinya seperti apa ya, sampe bisa kek gini ? (Raden Rama via oto.detik.com)

Bentar saya mo ketawa dulu brader... xixixi...

Last cmiiw
readmore »»  

Bobot Suzuki Satria FU150 itu 107 Kg !!!

 Max load 106 kg

Lalu kenapa dipasangi ban kecil (cacing) yang max load 106kg ? Bukankah itu berbahaya ?. Bandingkan dengan spek ban honda beat (sebagai contoh), dengan bobot 'hanya' 93 kg, ban standar yang dipake memiliki max load 170 kg. Sangat jauh jika dibandingkan dengan max load ban-ban kecil (cacing) yang sedang digandrungi anak-anak muda. 

Kode max load 106kg yang tertera pada ban artinya adalah bahwa ban tersebut memiliki batas maksimum beban (per ban) yang diperbolehkan untuk diangkut seberat 106kg pada keadaan dingin dan tidak sedang digunakan. Jika ban dalam keadaan terpakai, yang artinya kondisi ban menjadi panas dan lentur setelah bergesekan dengan aspal, maka batas max load ban pun tentunya akan berkurang. 

 Tren masa kini, velg + ban berstandar diganti yang abal-abal

Mari kita coba berhitung. Pada kasus ini, kedua ban tersebut hanya mampu membawa beban 2x106 kg dikurangi dengan beban motor sendiri, 212-107= 105kg. Jika bobot pengendara motor adalah 50kg plus boncenger 50kg maka toleransi batas aman yang tersisa hanya tinggal 5 kg. Hal ini sangat berbahaya ketika ada hentakan, misal karena polisi tidur atau lubang jalanan, maka bobot keseluruhan akan bertambah secara tiba-tiba dan signifikan (bisa lebih dari 5kg). Perlu diingat, batas max load tersebut adalah pada kondisi ban dingin dan diam. Jika dalam keadaan bergerak maka motor ber ban cacing dengan pengendara + boncenger boleh dibilang sudah tidak memiliki toleransi batas aman lagi. Ban akan mudah sliding, keadaan terburuknya adalah ban meletus saat high speed. Hanya begantung pada nasib baik saja. 

Bandingkan dengan honda beat ber ban standar, dengan pengendara + boncenger yang sama mereka masih memiliki toleransi 147kg. Sangat aman.IMHO.


readmore »»  

Lagi, Jalan Sigar Bencah - Semarang Menelan Korban

Pagi, rabu 11 September 2013, sempat dibikin bengong waktu melewati penggal jalan sigar bencah - tembalang - semarang. Sebuah mobil kuning nyungsep di pepohonan dengan posisi yang bikin orang geleng-geleng kepala. Sayang, waktu itu pas kamera saku yang biasa ngikut ketinggalan di rumah, jadi tidak bisa mengabadikan momen tersebut.

Siangnya saya coba googling di internet untuk menggali info terkait dengan insiden tersebut. Tidak seperti biasanya, info yang saya dapat sangat sedikit. Termasuk gambar yang berkaitan dengan kejadian. 


Mobil berhenti setelah menabrak pohon (twitter.com/arif_abi)

Dikabarkan bahwa mobil, yang ternyata adalah Honda Jazz bernopol AB 1673 EB, tersebut kehilangan kendali  waktu menuruni Jalan Sigar Bencah. Mobil yang dikemudikan oleh Roro (21), mahasiswi undip, meluncur deras dikarenakan Roro tidak cukup familiar menggunakan mobil manual. Setidaknya hal tersebut yang diungkapkan oleh Rian, pacar korban. "Ia tidak mengendalikan sehingga mobil melaju kencang dan terguling setelah menyeberang jalan dan menghantam pohon. Padahal, Saya sebelumnya sudah memberi pengarahan.". Demikian yang dikutip KRjogja.com.

Mobil ringsek

Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi hanya mengalami luka-luka di kepala dan untuk sementara ini masih dirawat di RSUD Ketileng.


readmore »»  

Alay Nyemplak Mobil itu Sangat Berbahaya

 
 'hanya' karena kecerobohan seorang bocah (kaskus.co.id)

Jika ada...

1. Anak 13 tahun nyemplak mobil sport, di jalan raya.
2. Tabrakan, 6 orang tewas. [enam orang dan itu manusia semua]
3. Kejadian pukul 00.45. ups..., jam segitu anak 13 tahun masih kluyuran ? [dan bikin enam orang meregang nyawa]
4. Polisi mencoba mengusut mobil granMAX yang menjadi korban. Proporsionalkah dalam kasus ini ? kenapa gak sekalian DLLAJR dikasuskan karena bikin guard rail yang gak kuat nahan laju mobil ? halooo... itu angkutan umum yang over capacity bagaimana ? [terlepas dari kelalaian si granMAX, tapi disini mereka statusnya korban (ditabrak), dan 6 orang tewas]
5. Polisi mendatangkan ahli dari Mitsubishi. Jika ada kasus pembunuhan pake pisau, apakah polisi juga mesti sibuk-sibuk nyari sang empu pisau tersebut ?okelah, dalam beberapa sisi masih make a sense. tapi... [yang pasti, 6 orang tewas ditabrak bocah]
6. Seorang ahli anak-anak menghimbau untuk tidak memposisikan bocah tersebut sebagai pelaku/tersangka. Ahh... lalu buat apa penjara anak-anak itu dibangun ? [bocah, tapi bisa menjadi sebab 6 orang tewas. bagaimana ?]
7. ....
Gimana brader ? wow sekali...

Jalan raya makin mengerikan saja ketika banyak anak-anak alay berkeliaran hasil dari orang tua (kaya) yang gak becus ndidik anak-anaknya. Ironisnya seakan-akan ada usaha pihak-pihak tertentu untuk menyeret opini bahwa 'tema' sebenarnya bukan itu.

"Masih inget anak pejabat yang nabrak orang sampe tewas ? dihukum 6 bulan penjara dengan 5 bulan masa percobaan. cmiiw. tahu gak artinya apa ?
jika dalam 5 bulan itu tersangka tidak melakukan kejahatan yang sama, maka dia hanya menjalankan sisa hukuman setelah diambil lamanya masa percobaan tersebut jadi ni anak cuman dihukum sebulan brooo...
:matabelo
cmiiw"


readmore »»  

Berkendara di Daerah Berbukit-bukit, Pastikan Spion & Rem Berfungsi Sempurna

Beberapa waktu yang lalu telah terjadi sederetan kecelakaan di wilayah Semarang. Kejadiannya typikal,  sama semua. Bus yang mblandang (melaju tidak terkendali) karena jalan yang menurun ditambah lagi kondisi rem yang tidak bekerja sempurna bahkan blong, yang kemudian menabrak para pengguna jalan didepannya. Dimana para korban pastinya tidak tahu menahu mengenai bahaya yang tengah mengintainya dibelakang.

Berikut kejadian yang sempat terekam beberapa bulan terakhir.

1. Tabrakan di turunan Tanah Putih, Jumat, 3 Mei 2013.
Kecelakaan ini terjadi di Jalan Dr. Wahidin, tepatnya di lampu merah pasar kambing. Insiden disebabkan  bus Nugroho yang melaju dari daerah semarang atas, mengalami rem blong. Bus yang lepas kendali tersebut mencoba menghindari krumunan pengguna jalan yang ketika itu sedang menunggu lampu menyala hijau. Bus yang dibanting ke kanan tersebut justru menghantam banyak kendaraan lainnya. Dilaporkan bahwa bus setidaknya menabrak enam sepeda motor, satu mobil nissan grand livina, satu mobil honda jazz dan satu mobil honda accord. Bus berhenti setelah menabrak baliho di kanan jalan. 3 Korban tewas dan beberapa lainnya luka-luka. sumber.

 Foto kejadian-1 (kaskus.co.id)

Foto kejadian-2 (kaskus.co.id)

Foto kejadian-3 (kaskus.co.id)

2. Kecelakaan di turunan jalan Siliwangi, 20 Juni 2013
 Kejadian persis di pertigaan lampu merah Hanoman. Ketika itu beberapa pengguna jalan yang berhenti karena lampu traffic light menyala merah, tiba-tiba dikejutkan dan ditabrak oleh bus PO. Asia Perdana yang meluncur tak terkendali. 2 orang tewas dalam kejadian ini. sumber.

tempat kejadian perkara (jateng.tribunnews.com)

3. Kecelakaan di turunan (relatif) Krapyak - Semarang, 22 Juli 2013
Kecelakaan terjadi karena sebuah truk pengangkut keramik kehilangan kendalia paska lampu merah krapyak, menjelang pintu masul tol krapyak. Jalan memang tidak terlalu menurun, hanya agak menurun. Dikabarkan satu orang tewas dalam kecelakaan ini. sumber

4. Kecelakaan di turunan Gombel-Banyumanik, Semarang, 2 Agustus 2013
Kejadian bermula ketika bus yang bernopol AB 7231 AK kehilangan kendali (juga) disebabkan oleh rem yang tidak berfungsi baik. Pengemudi yang hendak mengarahkan bus-nya ke jalur penyelamat tak tanggung-tanggung menabrak dua sepeda motor dan satu bus bernopol H 1449 DA. Satu pengendara sepeda motor tewas dalam kejadian ini. sumber.

Tabrakan di turunan Gombel - Semarang. (http://analisadaily.com)

Benang merah kecelakaan diatas :
- Semua karena bus rem blong / tidak berfungsi. Namun ada indikasi rem blong hanyalah alibi untuk menutupi sikap pengemudi bus yang ugal-ugalan (mengejar lampu merah).
- Tempat kejadian di seputar traffic light
- Tempat kejadian di jalan menurun
- Rata-rata korban ditabrak dari arah belakang

Jadi, sebaiknya jangan copot spion standar brader semua. Kalopun terpaksa, karena ingin bergaya, gantilah dengan spion yang memenuhi kaidah safety (cermin cembung) agar tetap leluasa ketika dibutuhan untuk melihat kondisi dibelakang kita. Jangan lupa pula untuk sesekali melihat ke belakang, khususnya ketika berada di lampu merah (turunan).

readmore »»  

Petang Ini, Jalur Sigar Bencah sudah Diperbaiki

Agar lebih jelas duduk permasalahannya, silahkan baca kronologinya pada artikel sebelum ini...

Lethal factor di jalur Sigar Bencah - Tembalang, Semarang, sangat tinggi. Dari blind spot, faktor geografis, sampai kerusakan jalan

Tingginya tingkat kecelakaan mematikan di jalur Sigar bencah kecamatan Tembalang - Semarang, memang patut diwaspadai. Apalagi insiden terakhir yang memakan korban meninggal 4 orang pengendara sepeda motor pada tanggal 13 April 2013 kemarin, semakin menguatkan hal tersebut.

Ironisnya, dua minggu setelah kejadian, kerusakan berupa jalan berlubang yang diyakini sebagai penyebab utama insiden tersebut, tidak menunjukkan tanda-tanda akan diperbaiki. Tapi entah karena kebetulan atau tidak, setelah artikel ini dibroadcast ke jejaring sosial bertepatan dengan mayday, per petang ini (atau selang satu hari setelah artikel rilis) tanggal 2 Mei 2013, sudah dilakukan penambalan atas lubang-lubang jalan di jalur Sigar bencah tersebut. Apakah 126 'Like' dan beberapa 'Share' yang diberikan pembaca telah membantu menyebarkan informasi ke khalayak hingga dinas terkait mengetahuinya ? who knows... yang penting kerusakan sudah diperbaiki sudah syukur alhamdulillah, meskipun ala kadarnya. Setidaknya bisa sedikit mereduksi kemungkinan terjadinya kecelakaan-kecelakaan berikutnya. Apresiasi setinggi-tingginya tetap layak diberikan kepada dinas perhubungan (CMIIW), dan semoga kedepannya dinas perhubungan Kota Semarang di beri kebaikan dan kemudahan dalam menjaga fasilitas berkendara di Kota Semarang tercinta ini. Terimakasih....

Joss...!!! sudah diperbaiki ditambal gan !

Meskipun spek penambalan masih ber-standar Indonesia (hehe..) tapi langkah ini tetap layak untuk diapresiasi

Terakhir, keep safety brooo..!!!



readmore »»  

4 Korban Tewas dalam Satu Kejadian, Jalur Sigar Bencah Butuh Perhatian Lebih

Jalur Sigar Bencah (Tembalang - Semarang), blind spot dan jalanan berlubang, lethal factor yang wajib diwaspadai

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak, Sigar Bencah (Tembalang - Semarang). Kecelakaan yang memakan korban 4 orang meninggal tersebut sebenarnya sudah cukup lama terjadi, kira-kira tanggal 12/13 April 2013 kemarin. Namun berhubung sumber yang didapat hanya dari omongan-omongan tetangga dekat (sekalipun sumber seorang polisi aktif), maka untuk sementara belum bisa  di release. Baru akhir-akhir ini saja motormulus melihat foto rekaman kejadian yang memang cukup mengerikan. Mungkin karena saking mengerikannya beredar tweet di tweeter agar foto tersebut dimohon untuk tidak disebarluaskan. Entah pihak mana yang meminta, apakah dari pihak korban atau pihak-pihak lain hal itu masih menjadi teka-teki. Dengan alasan tersebut jugalah maka foto tersebut tidak ditampilkan pada blog ini. Kalo brader semua masih penasaran, seperti apa kejadiannya, silahkan nanya mang Google di sini. Sekedar dilihat sebagai pembelajaran bagi kita semua.


Melihat jumlah korban yang meninggal pastinya semua orang akan mengira kalau kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan besar, mobil atau yang semisalnya. Tapi tidak, kecelakaan ini hanya melibatkan 2 bebek yang dikendarai oleh dua pasangan. Menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa dua kendaraan yang melaju berlawanan arah tersebut saling beradu banteng di tengah jalan dengan kecepatan tinggi setelah melewati salah satu tikungan di jalur sigar bencah.

Agak aneh memang, mengapa di jalan yang lebar dua motor berukuran kecil tersebut bisa saling beradu banteng..? terlepas dari kelalaian para biker itu sendiri, jika kita sempatkan menengok ke lokasi kejadian secara langsung, maka hal itu akan bisa terjawab. Adalah lubang-lubang di sepanjang jalanlah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya insiden tersebut.

Kondisi aktual per may day 2013

Kerusakan jalan yang cukup parah di sepanjang tepi jalan di penggal sigar bencah secara psikologis akan mengarahkan para pengguna jalan untuk bergeser ke tengah untuk menghindari lubang-lubang yang banyak jumlahnya. Jadi kalau tidak hati-hati dan waspada maka insiden adu banteng tidak bisa terelakkan. Karena seringkali para pengguna jalan dari arah berlawanan juga mengambil jalur tengah.

Dulu, setahun yang lalu ketika terjadi insiden kecelakaan tunggal, yang menewaskan 2 orang mahasiswa Undip jurusan Teknik  Industri, IMHO, (dimana dua korban berboncengan terlempar dari kendaraan yang ditumpanginya setelah menghajar lubang jalanan yang cukup dalam) dinas yang bersangkutan langsung bergerak cepat dengan melakukan penambalan aspal di sepanjang ruas jalan sigar bencah. 
Sayangnya untuk kasus ini, belum ada tindak lanjut dari dinas yang bersangkutan untuk melakukan perbaikan, padahal jumlah korban 2 kali lebih banyak dari sebelumnya.

Entah berapa banyak lagi pengguna jalan yang akan menjadi korban keganasan jalur Sigar bencah ini. Ketika semua orang tidak lagi peduli masalah safety, masalah keamanan dalam berkendara dan masalah kelayakan fasilitas berkendara. Safety first bro !!!


readmore »»  

Jalan Rusak dan Sikap Berkendara

Jalan Rusak dan Sikap Berkendara. Membicarakan kembali tentang safety riding. Sungguh kaget mbak/mas bro, begitu membaca Koran yang disodorkan salah satu teman motormulus. Gimana tidak, hanya gara-gara menghindari jalanan rusak, sebuah bus menabrak tebing yang mengakibatkan 17 penumpangnya tewas. Angka yang fantastis untuk sebuah kecelakaan. Berikut gambar yang sempet motormulusabadikan langsung dari korannya (warta jateng).

 bus yang naas

Kejadian yang menimpa bus Pariwisata Mustika Mega Utama itu terjadi di Jalan Raya Puncak KM89 Kampung Pangkolan, Cipanas, Cianjur, pada hari Rabu kemarin (27/2). Ada yang menduga bahwa bus mengalami rem blong, akan tetapi hasil penyelidikan terakhir menyebutkan bahwa bus kehilangan kendali setelah sopir bermanuver untuk menghindari jalanan yang rusak.

Ini bukan yang pertama kalinya pemakai jalanan umum tewas akibat kondisi jalan yang jauh dari sempurna. Beberapa waktu lalu diberitakan seorang biker tewas terlindas truk setelah kendaraannya oleng akibat terperosok lubang jalanan. Kemudian dilain kesempatan juga tersiar kabar dua orang biker tewas dengan cara dan sebab yang sama.

Kondisi jalan diakui atau tidak memang menjadi penyebab utama insiden tersebut, dan mestinya penyelenggara jalanpun tidak boleh sekedar lempar handuk atas insiden-insiden terebut. Harus ada perbaikan. Tapi disini motormulustidak akan membahas hal tersebut, sudah ada yang lebih pintar dan berpengalaman untuk melakukannya. motormulus hanya ingin memberikan tips untuk meingkatkan tingkat keamanan berkendara hubungannya dengan kondisi jalan yang tidak sempurna di negeri tercinta ini, toh human error juga cukup berperan dalam hal ini. Beberapa diantaranya adalah :

1. Jangan ngebut dijalanan yang belum  (baru) kita kenali kondisinya. Harus ekstra hati-hati dan fokus termasuk juga pada titik-titik blind spot, semisal : tikungan, posisi di belakang kendaraan yang lebih besar, dll.
2. Jangan memaksakan diri untuk menghindari jalanan yang rusak. Perhatikan situasi dan kondisi sekitar serta kesiapan kita
3. Hindari kendaraan-kendaraan besar. Menepi atau lewati.
4. Pegang stang motor dengan kuat dan benar. (hal yang sering diabaikan oleh para ladies biker. Megang dengan posisi tangan terbalik, megang hanya dengan dua jari. Bla…bla..blaa)
5. Hindari membawa tas cangklong, karena akan mempengaruhi keseimbangan. (lagi-lagi ladies biker sering mengabaikan hal ini)
6. Terakhir, gunakan safety gear semaksimal mungkin. Utamanya helm fulface (baca artikel motormulus sebelumnya, disini)
Demikian, semoga bermanfaat.





readmore »»  

Beli Helm Fullface Sekarang !

Helm merupakan safety gear utama bagi seorang biker (maupun boncenger). Dengan memakai helm, setidaknya  69% resiko cedera akibat kecelakaan bisa dikurangi dan sekitar 42% resiko kematian bisa dihindari (sumber Wikipedia.org). 
 Bayangkan jika ini adalah helm halfface (wikipedia.org)

Helm disebut sebagai safetygear utama dikarenakan kenyataan dilapangan bahwa 35% benturan dari sebuah kecelakaan pada umumnya menimpa bagian dagu daripada wajah (kepala) biker. Disini yang dimaksudkan tentunya jenis helm fullface dan bukan helm half face atau yang semisalnya. Karena pada helm half face, bagian muka dari kepala cenderung masih sangat terbuka dan berpotensi tinggi akan mengalami cedera jika terjadi benturan. Padahal  hampir rata-rata kecelakaan merupakan tumbukan dari depan sehingga sudah semestinya wajah bagian muka dari kepala menjadi point utama untuk dilindungi.
 another fullface (gixxer.com)

Apalagi selisih harga helm halfface dengan fullface tidaklah terlalu banyak (yang kita bicarakan di sini tentunya bukan helm yang berharga jutaan atau belasan juta). Paling-paling selisihnya hanya sekitar 100-200 ribu saja. Tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan manfaat yang bisa kita peroleh dengan menggunakannya. Coba dihitung saja apabila terjadi kecelakaan dan kita tidak/belum memakai helm fullface, berapa biaya rawat inapnya ?... ongkos dokter, obat, dll… hehe… lumayan juga kan ? Memang sih, memakai helm fullface sangat jauh dari kata nyaman jika dibandingkan dengan helm halface., tapi ingatlah selalu manfaat dibalik helm fullface tersebut sangatlah banyak.

So, helm halfface atau fullface ?
Terimakasih untuk komennyaaa...

readmore »»